Tampilkan postingan dengan label makanan sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makanan sehat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 April 2009

Makanan Organik Membuat Tubuh Langsing dan Sehat

Umumnya penyakit disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi oleh kita seperti junk food, minuman bersoda, bahan makanan berkimiawi kita sulit untuk mengontrolnya. Racun kimiawi yang terdapat pada makanan tersebut sulit untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. Racun itu akan menumpuk didalam usus karena tidak diserap oleh tubuh hal ini dapat menggangu kerja organ pencernaan. Pada akhirnya makanan sehat pun tidak dapat diserap dengan baik oleh tubuh karena tertutup toksin yang menutup dinding usus. acun-racun atau radikal bebas yang ada dalam tubuh dapat di lawan menggunakan anti oksidan yang tinggi yang terdapat dalam makanan organik.
Sistem kerja bahan makan organik didalam tubuh terlebih dahulu akan melancarkan metabolisme tubuh seperti buang air besar menjadi lancar sehingga toksin di sistem pencernaan tidak mengendap.setelah sebulan mengkonsumsi bahan organik, barulah liver anda berkonsentrasi melunturkan lemak. Dalam sebulan mengkonsumsi bahan panganan organik berat badan akan turun 2-3 kg.
Mungkin dalam benak anda panganan organik bisa membuat kantong tipis. Tapi ternyata harga sayuran dan buah organik dengan non organik, hanya berbeda antara Rp. 500 sampai Rp.1000 sedangkan untuk daging memang mahal, harganya hampir dua kali lipat dari harga daging non organik,tapi tentu saja tidak setiap hari anda mengonsumsi daging.

Cara Pengolahan

Walaupun tidak terkontaminasi dengan bahan kimia, bahan pangan organik pun perlu untuk diolah dengan benar. Sayuran dicuci menggunakan satu sendok makan cuka apel yang telah ditambah satu liter air, dalam proses pengolahan sebaiknya tidak terlalu over cook atau terlalu lama dimasak, karena bila terlalu matang nutrisi dan bahan-bahan penting yang diperlukan oleh tubuh telah hilang.
Jika ingin membuat jus, sebaiknya tidak terlalu lama memblendernya, karena dalam blender pisau besi yang dapat menimbulkan panas yang akan merusak enzim. Meminumnya pun secara perlahan, agar lambung bisa mengolahnya dengan sempurna dan menyisakan sarinya untuk diserap usus.
Jika rutin mengkonsumsi bahan pangan organik, sebaiknya anda terus mengonsumsinyna agar tubuh tidak dibebani oleh racun-racun kimia.

sumber dari berbagai sumber media

Tetap Bugar dengan Makanan Organik

Makanan organik adalah makanan yang dalam proses pembibitan serta penanamannya tidak menggunakan bahan kimia termasuk pupuk yang digunakannya menggunakan pupuk yang non kimiawi.
Sejauh ini makanan organik tidak terbatas pada sayur-sayuran serta buah-buahan. Bahkan saat ini daging pun yang termasuk bahan makanan hewani bisa menjadi pangan yang organik. Di dalam peternakan, hewan-hewan dibiarkan berada di alam bebas mereka dibiarkan mencari makanan secara alamiah sehingga makanan yang dikonsumsi oleh hewan ternak tersebut adalah organik tentunya tanpa ada pengobatan hewan secara kimia seperti memberi hormon pertumbuhan ataupun suntikan antibiotik.
Dari hasil tanaman organik serta daging organik terdapat didalamnya kandungan gizi, serat serta vitamin yang lebih tinggi dibanding tamanan biasa dari hasil penelitian ditemukan sayuran seperti tomat, selada, dan kubis organik mengandung kalsium, fosfor, dan magnesium yang lebih tinggi dibanding sayuran non organik sejenis penelitian serupa telah diketahui bahwa tepung dari hasil tanaman organik mengandung protein 24% lebih tinggi di banding tepung dari hasil tanaman secara non organik hal ini membuktikan bahwa pangan yang dihasilkan secara organik sangat sehat dikonsumsi.
Mungkin saat ini makanan organik temasuk bahan makanan yang relatif lebih mahal namun ini sebanding dengan hasil yang diperoleh oleh kita. Anti oksidan yang berada di makananan organik dapat melawan radikal bebas 70% dibanding makanan sejenis, efek yang diperoleh dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar dan tidak mudah sakit, kulit dapat lebih muda dan bercahaya. dengan mengkonsumsi bahan makanan organik dapat mengontrol, menyeimbangkan dan memaksimalkan kerja sistem tubuh. membuat kerja liver mengeluarkan toksin dan lemak yang tidak diperlukan oleh tubuh.